Audiensi Kepenulisan : FASYA Ajak Civitas Akademika Produktif Menulis

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Demi mendorong produktifitas menulis Civitas Akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda, Fakultas Syariah (FASYA), Kamis (20/10/2016) menggelar Audiensi Kepenulisan Buku Perguruan Tinggi di Aula Gedung Fakultas Syariah Jalan H.A.M Rifaddin Loa Janan Ilir.

Pada kesempatan berbagi ilmu dan pengalaman tentang kepenulisan itu Fakultas Syariah bekerjasama dengan PT. Raja Grafindo Persada, sebuah perusahaan penerbitan buku perguruan tinggi dan pilihan skala Nasional.

“Audiensi kepenulisan ini sengaja kami gelar untuk mensuport banyaknya potensi dan kreatifitas penulis di lingkungan civitas akademika IAIN Samarinda agar karya-karyanya bisa terdokumentasi dalam bentuk buku,” tutur H. Murjani, S.Ag, SH, MH, Wakil Dekan I Fakultas Syariah IAIN Samarinda.

Sebagaimana dituturkan H. Murjani, dinyatakan bahwa FASYA siap untuk menjadi fasilitator seluruh civitas akademika IAIN Samarinda untuk meningkatkan produktifitasnya dalam menulis dan menerbitkannya di penerbit yang telah teruji kredibilitas dan profesionalitasnya.

“Saya lihat selama ini banyak dosen mempunyai bahan ajar, tapi bahan ajar untuk mahasiswa itu tidak terdokumentasi dengan baik. Nah, melalui kesempatan ini FASYA hadir membuka jalan agar seluruh bahan ajar itu bermetamorfosis menjadi buku teks berskala Nasional,” jelas Dosen serta Wakil Dekan kelahiran Samarinda itu.

Hadir sebagai pemateri pada acara audiensi kepenulisan buku perguruan tinggi itu adalah Sri Murni, Marketing Manager Nasional PT Raja Grafindo Persada.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat. Menulis adalah bekerja untuk keabadian,” ungkap Sri Murni sebagaimana dikutip dari tulisan Pramoedya Ananta Toer.

Bagi marketing manager Nasional Raja Grafindo Persada itu, sangat penting bagi para dosen di perguruan tinggi untuk memiliki buku pegangan dan bahan ajar. “Mengajar tanpa buku pegangan seperti makan tanpa minum,” jelasnya.

Menurutnya untuk menjadi penulis professional, bakat seseorang hanya memiliki kontribusi sebanyak 5 persen dan kesungguhan serta kerja keraslah yang memiliki andil cukup signifikan seseorang bisa menulis buku. “Yang penting produktif, fokus dan konsisten. Itu kuncinya,” sebut Sri Murni.

Raja Grafindo Persada yang dahulu dikenal sebagai CV. Rajawali menurut Sri Murni selalu konsisten dalam mengawal literasi Indonesia lebih dari 30 tahun dan rutin memproduksi buku-buku best seller.#Tamam

News Reporter
“Terdepan Dalam Pengembangan Peradaban Keislaman Pada Kajian Syariah Dan Hukum Yang Berbasis Pluralitas Keindonesiaan”