Komitmen Agar Semakin Bermanfaat, IAIN Samarinda Jalin MoU dengan BNN Kaltim

SAMARINDA, IAIN NEWS- Berharap bisa semakin memberikan manfaat kepada masyarakat, IAIN Samarinda terus melakukan jalinan kerja sama dengan berbagai pihak. Adalah kali ini, IAIN Samarinda melalui Fakultas Syariah melakukan kunjungan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi kunjungan berada di Gedung BNN Provinsi Kalimantan Timur Jalan Rapak Indah Km. 1, Loa Bakung, Sungai Kunjang, Samarinda (20/03/18).

Pada kunjungan kali ini, diwakili oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah Dr. Mohammad Mahrus, M.HI, Kepala Jurusan Ilmu Syariah Dr. H. Akhmad Haries, S.Ag, M.SI, dan Sekretaris Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) H. Aulia Rahman, Lc, M.H. Kunjungan ini juga langsung disambut oleh Ketua BNN Provinsi KalTim. Bpk. Drs. Raja Haryono S.H., M.Hum.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) antara IAIN Samarinda dengan BNN Provinsi Kalimantan Timur. Adapun kerjasama yang dikehendaki dalam bentuk MoU ini ialah terkait pada Bidang Penelitian, Kajian Hukum dan Pendampingan Masyarakat, Gerakan Masyarakat Sadar Hukum, serta Penguatan Generasi Muda Anti Narkoba.

Terkait MoU ini, Ketua BNN Provinsi KalTim. Bpk. Drs. Raja Haryono S.H., M.Hum menyampaikan, “Alhamdulillah, adanya MoU ini sangat baik sekali. Mudah-mudahan peran dan fungsi BNN semakin nampak kepada masyarakat. Saya kira, IAIN Samarinda adalah partner yang sesuai bagi BNN,” tuturnya.

Dr. H. Mohammad Mahrus, M.HI, Wakil Dekan III Fakultas Syariah, saat dihubungi oleh Pihak Humas IAIN Samarinda mengungkapkan, “Banyak hal positif yang dapat kita realisasikan dengan adanya penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU dengan BNN Provinsi Kalimantan Timur. Kami berharap, dengan adanya MoU ini dapat memberikan manfaat bagi kedua lembaga, khususnya bagi IAIN Samarinda. Semoga kedepannya semakin memberikan perubahan yang positif demi memajukan dunia kampus dan masyarakat,” pungkasnya.#Hanief

News Reporter
“Terdepan Dalam Pengembangan Peradaban Keislaman Pada Kajian Syariah Dan Hukum Yang Berbasis Pluralitas Keindonesiaan”