Upgrading: Dema-Fasya Perkuat Pemahaman Berorganisasi 2018

SAMARINDA IAIN NEWS,- Upgrading merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syari’ah (DEMA-FASYA) yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memepererat silatiurahmi sesama Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) dalam lingkup FASYA. Upgrading juga memiliki beberapa materi penting yang bisa menjadi acuan untuk kepengurusan selama satu priode. Pada tahun 2018 ini, Upgrading Ormawa FASYA mengangkat tema Meningkatkan Daya Intelektualitas dan Religiusitas Kepengurusan Ormawa Fasya yang Dinamis, Kritis, Kreatif dan Terbuka.

Upgrading dilaksanakan pada Sabtu, (10/03/18) di ruang auditorium Rektorat IAIN Samarinda dimulai pukul 08.00 WITA. Pemateri yang mengisi materi untuk Upgrading ini adalah Muhammad Fajri S.Pd selaku Ketua DEMA IAIN Samarinda priode 2015, Ficky Yossi Ardiles selaku Presiden Mahasiswa IAIN Samarinda priode 2018 dan Fachri Azis selaku Demisioner Senat Mahasiswa priode 2016. Adapun materi yang di sampaikan adalah mengenai Latihan Dasar Organisasi (LDO) seperti peranan ORMAWA, Struktur Organisasi, AD/ART, Peraturan dan perundang-undangan, persuratan dalam organisasi, Garis-garis Besar Haluan Kegiatan (GBHK) dan Prosedur Tetap (Portap).

Fajri sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa “Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) sebagai wadah kita untuk membenah diri pribadi baik tingkat Internal maupun Eksternal. Sebagai mahasiswa yang ber-ORMAWA, kita mesti menjadi mahasiswa yang berintelektual dan Religius sehingga sesuai dengan visi yaitu terdepan dalam pengembangan peradaban keislaman”, ungkapnya.

Ficky Yossi Ardiles selaku Presiden Mahasiswa IAIN Samarinda Priode 2018 mengungkapkan, “Peran Mahasiswa di ORMAWA sebaiknya fokus ke organisasinya agar terstruktur dan sesuai dengan perannya sebagai Organisasi khususnya ORMAWA-FASYA IAIN Samarinda”, Ujarnya.

Senada dengan ungkapan di atas, Fachri Azis selaku Demisioner Senat Mahasiswa priode 2016 menambahkan “Sebagai mahasiswa yang Organisatoris sebaiknya kita bisa aktif untuk menghidupkan Organisasi itu sendiri”, tambahnya.

Fachri menambahkan bahwa kepemimpinan dalam suatu organisasi itu bukan hanya sekedar memimpin tetapi juga harus bertanggung jawab baik untuk diri sendiri maupun untuk Organisasi yang di ikuti.
Ia juga mengatakan bahwa “Diorganisasi kita harus bisa mengembangkan bahkan menciptakan sesuatu yang bernilai dan bermanfaat untuk organisasi agar menjadi daya tarik orang lain untuk ikut organisasi dan berkecimpung di dalam organisasi”, tutupnya.#Didi

News Reporter
“Terdepan Dalam Pengembangan Peradaban Keislaman Pada Kajian Syariah Dan Hukum Yang Berbasis Pluralitas Keindonesiaan”