Expo Bertema Go Green, Rektor Apresiasi Kreatifitas FASYA

SAMARINDA IAIN NEWS,- Expo ke 2 Fakultas Syariah resmi dibuka oleh Rektor IAIN Samarinda Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd pada Kamis pagi (19/4/2018). Expo yang digelar kali ini dikemas menarik dan mengangkat tema tentang cinta lingkungan.

Dekan Fakultas Syariah Dr. Hj. Darmawati, M.Hum dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke dua kalinya dan berkat kerjakeras dan kerja cerdas semua pihak di lingkungan fakultas maka expo bertema membangun kepribadian anak bangsa yang peduli lingkungan pun dapat dilaksanakan.

expoo
“Kita berharap dari kegiatan ini dapat memperteguh keyakinan akan komitmen kita bersama untuk senantiasa mencintai alam sekitar kita. Baik itu dari kebersihan, kerindangan maupun kemolekan kampus yang sudah memiliki citra kampus hijau,”papar Dekan.

Menurut Dekan, pada kesempatan ini Fasya akan menjadi pioner dalam mengkampanyekan cinta lingkungan di kampus IAIN Samarinda.
Terlebih lagi, lanjutnya, saat ini kita dihadapkan pada situasi dan kondisi yang serba teknologi sehingga banyak dari mahasiswa yang terkadang mengesampingkan kebersihan lingkungan.

“Itulah sebabnya dalam upaya menyikapi keberlangsungan kampus hijau harus ada kerjasama dari berbagai pihak untuk senantiasa menjaga dan merawatnya,” imbuhnya.
Rektor IAIN Samarinda saat membuka Expo gelaran Fakultas Syariah turut merespon dengan memberikan apresiasi positifnya kepada Fasya karena telah mau membangun komitmen bersama dalam menjaga hijaunya IAIN Samarinda.

expooo“Fakultas Syariah telah menyatakan komitmennya dan perlu kita dukung bersama-sama,” ungkap Rektor.

Dari penuturan sekretaris panitia Expo Fasya Haryani Nuraini, expo kali ini dirangkai dengan berbagai kegiatan seperti penanaman pohon, pemilihan Duta Fasya 2018, Lomba Nasyid, Lomba Pidato dan Lomba Habsy. Dari pantauan media ini setidaknya terdapat 12 stand dengan berbagai corak dan khas ditampilkan oleh peserta expo. #tamam

News Reporter
“Terdepan Dalam Pengembangan Peradaban Keislaman Pada Kajian Syariah Dan Hukum Yang Berbasis Pluralitas Keindonesiaan”